Program Kokurikuler Berdasarkan KMA Nomor 1503 Tahun 2025
Dalam rangka membentuk kompetensi murid secara menyeluruh, madrasah harus menyediakan berbagai pengalaman belajar yang bermakna melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Kokurikuler merupakan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan untuk penguatan, pendalaman, dan/atau pengayaan kegiatan Intrakurikuler dalam rangka pengembangan kompetensi, terutama penguatan karakter.
Dengan demikian, kegiatan kokurikuler menjadi komponen penting dan memiliki peran strategis dalam pengembangan kompetensi murid, terutama karakter. Kompetensi-kompetensi yang dimaksud adalah 8 (delapan) dimensi profil lulusan, yaitu:
1). Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2). Kewargaan
3). Penalaran kritis
4). Kreativitas
5). Kolaborasi
6). Kemandirian
7). Kesehatan, dan
8). Komunikasi
Profil lulusan yang terdiri dari delapan dimensi ini merupakan capaian pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang harus dicapai murid. Profil tersebut diharapkan juga menghasilkan lulusan yang memiliki kepemimpinan yang efektif yang berintegritas, profesional, dan transformatif.
Urgensi Kokurikuler
Urgensi Kokurikuler
Kokurikuler memiliki peran strategis untuk menjembatani antara pembelajaran konseptual di kelas dan penerapannya dalam dunia nyata. Ini memungkinkan murid untuk mengembangkan keterampilan secara lebih kontekstual dan utuh sesuai dengan delapan dimensi profil lulusan. Kokurikuler memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, bermakna, dan memberdayakan yang memungkinkan murid berkembang menjadi pribadi yang utuh.
Tujuan Kokurikuler
Tujuan Kokurikuler
Melalui pengalaman belajar yang bermakna, kegiatan kokurikuler bertujuan untuk mendukung pencapaian 8 (delapan) dimensi profil lulusan dan topik panca cinta secara nyata dan kontekstual. Profil lulusan yang terdiri dari delapan dimensi menunjukkan capaian pengetahuan, keterampilan, dan karakter. Di samping itu, diharapkan menghasilkan lulusan yang memiliki kepemimpinan yang efektif yang berintegritas, profesional, dan transformatif
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Dimensi keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa mengacu pada individu yang memiliki keyakinan dan mengamalkan ajaran agama/kepercayaannya, berakhlak mulia, serta menjaga hubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, sesama manusia, dan lingkungan.
2. Kewargaan
Dimensi kewargaan mengacu pada individu yang bangga akan identitas dan budayanya, menghargai keberagaman, menjaga persatuan bangsa, menaati aturan bernegara dan bermasyarakat, serta menjaga keberlanjutan kehidupan, lingkungan, dan harmoni antarbangsa.
3. Penalaran Kritis
Dimensi penalaran kritis mengacu pada individu yang memiliki rasa ingin tahu, mampu berpikir logis dan analitis, serta mampu menganalisis dan menyelesaikan permasalahan, berargumentasi logis, dan memanfaatkan literasi dan numerasi untuk memecahkan masalah.
4. Kreativitas
Dimensi kreativitas mengacu pada individu yang mampu berperilaku produktif, menciptakan inovasi, dan merumuskan solusi bagi permasalahan di sekitarnya.
5. Kolaborasi
Dimensi kolaborasi mengacu pada individu yang membiasakan diri untuk peduli dan berbagi, serta membangun kerja sama dengan berbagai kalangan di lingkungan sekitar.
6. Kemandirian
Dimensi kemandirian mengacu pada individu yang mampu bertanggung jawab, berinisiatif, dan beradaptasi dalam pembelajaran dan pengembangan diri.
7. Kesehatan
Dimensi kesehatan mengacu pada individu yang menjalankan pola hidup bersih dan sehat berdasarkan pemahaman tentang kebugaran, kesehatan fisik dan mental, dan berkontribusi secara positif terhadap lingkungannya.
8. Komunikasi
Dimensi komunikasi mengacu pada individu yang memiliki kemampuan menyimak, membaca, berbicara, dan menulis dengan baik dan benar, sesuai etika dalam beragam konteks dan moda.
Demikian tentang Program Kokurikuler Berdasarkan KMA Nomor 1503 Tahun 2025


Post a Comment for "Program Kokurikuler Berdasarkan KMA Nomor 1503 Tahun 2025"